Bahasa Indonesia: Teks Argumentasi
Mewarnai Luka
Rambut adalah mahkota bagi setiap perempuan, yang mana tak
jarang banyak perempuan menghabiskan ratusan bahkan jutaan ribu uang demi
mendapatkan hasil rambut yang maksimal. Takaran maksimal setiap perempuan pun berbeda
beda, namun yang menjadi faktor pembedanya
pasti terlihat jelas dari warna rambut yang ia pakai. Tren warrna rambut yang
perempuan pakai setiap tahun sangatlah bervariasi, berbeda dengan model rambut
perempuan yang cenderung begitu-begitu saja. Karena banyaknya variasi warna
rambut yang beredar, banyak perempuan yang ingin mencoba mengecat rambutnya tanpa mempertimbangkan
bahaya dari penggunaan cat rambut.
Menurut website alodokter, “Cat rambut bisa menyebabkan alergi, mulai
dari yang ringan hingga yang parah. Kasus alergi pada cat rambut umumnya
disebabkan oleh bahan kimia yang bernama para-phenylenediamine (PPD).“
Kemunculan alergi saat mengecat rambut,
mungkin terdengar biasa jadi untuk sebagian orang, jadi banyak dari mereka tetap mencoba untuk mengecat
rambut. Padahal jenis kulit setiap orang berbeda beda. Untuk apa kita
mempercantik rambut kita, jika kita malah menyakiti kulit kita sendiri. Untuk apa
kita mencoba berpenampilan beda jika malah kulit kita sendiri yang malah membuat
kita berbeda.
Website alodokter juga mengatakan bahwa cat rambut bisa mengakibatkan
keracunan, karena “Beberapa cat rambut
mengandung zat kimia bernama timbal asetat.” Informasi tentang cat rambut bisa menyebabkan
keracunan masih sangat minim terdengar. Beberapa orang mungkin saat menghadapi gejala
seperti keracunan berfikir makanan apa yang habis mereka makan, tanpa tau bahwa
penyebabnya ialah cat rambut yang dia kenakan. Petunjuk pemakaian dari cat rambut ini haruslah
dipahami karena keracunan bahan kimia bukanlah hal yang sepele.
Dibalik dampak negative dari pengunaan cat rambut, cat rambut
merupakan alat eskpresi diri. Perempuan bebas mengekspresikan dirinya melalui
hal hal yang ia sukai. Ketika perempuan bisa mengespresikan dirinya, saya
percaya akan banyak hal hal positif yang bisa ia lakukan. Sebagai contoh,
sebagai musisi punk rock saya ingin
sekali mengecat rambut saya berwarna warni karena ingin menunjukan siapa jati
diri saya dan ingin menanambah kepercayaan diri saya.
Banyaknya cat rambut yang beredar haruslah disertai dengan
banyaknya edukasi mengenai penggunaan cat rambut. Produsen dari cat rambut pun
tak boleh menutup nutupi dampak dari penggunaan cat rambut. Konsumen pun harus
pintar pintar mengenali rambut dan jenis kulit mereka sendiri, ada baiknya
sebelum mengecat rambut dikonsultasikan terlebih dahulu kepada ahli hairstyling yang biasanya terdapat di salon
kecantikan. Jika kamu menganggap rambut
adalah mahkotamu, lakukanlah seperti yang seharusnya ‘mahkota’ terima.
Daftar Pustaka:
Comments
Post a Comment